PENAMAS.ID, CIANJUR – Pria plontos yang dijuluki sebagai ‘Ahmad Dhani’ buruh Cianjur, cukup sering ditemui dalam setiap momen aksi demonstrasi. Hendra Malik saat ini menjabt Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Cianjur anggotanya ribuan pekerja dari berbagai pabrik.
Pria yang juga aktif di LSM Prabu Indonesia ini menjelaskan, jika dalam organisasinya ditumbuhkan militansi. Dengan menempuh pendidikan organisasi, kaderisasi hingga administrasi. Prinsipnya buruh harus paham mengenai aturan ketenagakerjaan supaya tidak dikebiri
“Jangan sampai tidak tahu apa yang diperjuangkan, supaya menjiwai organisasi. Contohnya tatkala mengkritik omnibus law karena kita melihat banyak merugikan kaum buruh. Seperti sedang melanggengkan sistem kontrak,” ujarnya ditemui saat bersantai dengan koleganya.
Ia menambahkan jika Pemkab Cianjur dianggap kurang memiliki kepedulian terhadap kaum buruh. Terlihat dari tidak ada upaya untuk menaikkan gaji atau menaikkan jumlah pekerja untuk pria.
“Kita ini berada sebagai daerah penyangga ibukota tapi ketika gubernur tidak menaikkan UMK, bupati juga malah tidak membuat Perda agar gaji buruhnya dinaikkan. Terus sekarang inikan perempuan mendominasi untuk lapangan kerja industri mestinya ada upaya juga agar kaum pria yang ditingkatkan,” tandasnya.(rky)